From our Blog

Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Juni 2018

40 tahun Dalam Perantauan Pisah Dengan Orang Tuanya

40 tahun Dalam Perantauan Pisah Dengan Orang Tuanya

Selama 40 tahun, seorang pria Indonesia harus menyimpan tanya soal siapa sosok orangtua kandungnya. Sebab, pria bernama Andre Kuik ini telah berpisah dengan orangtuanya saat dirinya baru berusia 4 hari. Andre diadopsi oleh warga Belanda selama 40 tahun dan tinggal di negeri Kincir Angin itu.

Andre juga sudah memiliki istri berkewarganegaraan Belanda dan telah memiliki seorang anak. Beruntung, Andre Kuik berhasil bertemu ibu kandung serta keluarganya yang ternyata berasal dari Lampung.

Berikut fakta-fakta soal kisah Andre Kuik yang berhasil bertemu ibu kandung dan keluarganya, dikutip dari BBC Indonesia.

1. Dipisahkan Saat Usia 4 Hari

Andre telah bertemu dengan ibu kandungnya yang diketahui bernama Kartini. Ia juga memiliki kakak kandung bernama Wlly dan Untun, serta seorang adik bernama Dewi Agustina.

"Seneng banget, anak hilang iso ketemu meneh (bisa bertemu kembali), iso balik meneh (bisa kembali lagi), anak lanang bisa balik (anak laki-lakiku bisa kembali), " kata Kartini dalam bahasa Indonesia dan Jawa.

Diketahui, Kartini hanya sempat menggendong dan menyusui Andre ketika baru lahir sampai berusia empat hari pada Februari 1978.

Ayah Andre, Theo Kohler, yang diperkirakan memiliki darah campuran Jawa dan Eropa, mendesak Kartini untuk meninggalkan anak laki-laki ketiganya di rumah sakit Panti Secanti, Gisting Lampung.
Kartini sempat kembali lagi ke rumah sakit bersama dua anaknya Wely dan Untung, namun tidak dapat menemui anaknya.

"Katanya udah nggak bisa ketemu, sampai di rumah saya ngomong sama suami, marahlah kok ibu ga boleh ketemu anaknya, suami diam saja," ungkap Kartini.

Setelah itu dia tak pernah mendengar kabar bayinya yang tak sempat diberi nama. " Sempat ingin mencari tapi ke mana, saya sempat sakit mikirin anak hilang," ujar Kartini.

Dia terus bertanya kepada suaminya mengenai keberadaan Andre, namun tak pernah mendapatkan jawaban. Ketika hamil anak keempat, Theo meninggalkan Kartini dan tak terdengar kabarnya sampai sekarang.

2. Diadopsi Warga Belanda saat Usia 5 Bulan

Pada usia lebih dari empat bulan, Andre diadopsi warga Belanda Jan Kuik dan Mieke Kuik.
Dalam dokumen adopsi dan akta notaris, orang tua angkat Andre mendapatkan anak angkatnya dari Yayasan Pangkuan si Cilik di Jakarta yang dipimpin oleh Lies Darmadji pada 23 Juni 1976.
Tak jelas bagaimana Andre bisa berada di Yayasan tersebut ketika masih bayi.

Dari Jakarta, Andre dibawa pasangan Kuik ke Den Ham Belanda. Di sana Andre dibesarkan bersama kakak angkat laki-laki dan perempuan asal Thailand dan adik angkat dari Indonesia.

3. Lakukan Pencarian Tapi Tak Berhasil

Andre pun tumbuh kembang di Belanda. Seringkali terbersit Andre untuk mengetahui soal orangtua kandungnya serta keluarganya.

Lalu, Pada 2013 lalu, Andre dan Marjolein berkunjung ke Indonesia dan dia menyempatkan diri ke Lampung. Kunjungan pertama ke negara asalnya itu meninggalkan kesan mendalam.

"Saya merasa saya berada di komunitas saya sendiri, warna kulit saya sama, keramahan, dan itu terasa mendalam pada diri saya," ungkap Andre.

Setahun berikutnya, Andre dan Marjolein sempat mencari orang tuanya lewat para suster di Rumah Sakit Panti Secanti tempat dia lahir.

Meski sempat bertemu dengan seseorang yang mengenal ayahnya, dia tak berhasil menemukan keluargannya.

"Suster di klinik tempat saya lahir, menawarkan diri untuk ikut mencari, kebetulan ada kenalan dari orangtua saya di Gisting, Lampung, dia bisa sedikit cerita tentang orang tua saya," jelas Andre.

Namun pertemuan dengan kenalan ayahnya di masa muda tak memberinya petunjuk berarti untuk dapat menemukan orang tuanya.

"Selain itu, kami sempat juga berhubungan dengan beberapa orang lain untuk mencar, karena tak mendapat petunjuk yang jelas, lalu kami berhenti mencari," kata Marjolein.

Meski begitu, Andre tetap menyimpan keinginan bertemu dengan orang tua kandungnya, terutama setelah kelahiran putranya yang kini berusia 1,5 tahun.

Pada akhir 2017, Andre mendengar kabar dari rekannya di Belanda yang berhasil bertemu dengan orang tua kandungnya di Indonesia.

Peristiwa itu membuat Andre kembali melakukan pencarian dengan bantuan Yayasan Mijn Roots.
"Saya berusia 40 tahun dan saya menganggap orang-orang di sini tidak berumur panjang, saya pikir kalau saya tidak menemukan mereka sekarang, kapan lagi," jelas Andre.

Berbekal dokumen adopsi dari orang tua angkatnya, pencarian keluarga kandungnya pun dimulai.

4. Akhirnya Bertemu Ibu Kandung Usai Tes DNA

"Kalau dokumen tidak begitu jelas, namun kita dapat informasi dari orang-orang yang waktu itu pernah tinggal dengan orang tuanya, kami merasa yakin dapat menemukan itu," jelas Eko Murwantoro, tim pencari orang tua kandung dari Yayasan Mijn Roots.
Untuk memastikan Kartini merupakan orang tua Andre, Yayasan Mijn Roots melakukan tes DNA dan hasilnya positif.

Andre merupakan salah satu dari 24 anak adopsi warga Belanda yang berhasil kembali bertemu dengan keluarga mereka melalui bantuan Yayasan Mijn Roots.

Andre pun tak dapat menahan tangis ketika pertama kali bertemu ibu kandungnya, setelah 40 tahun.
Bagi Andre Kuik dan pasangannya, Marjolein Wissink, perjalanan ke Lampung pada pertengahan April lalu, merupakan yang ketiga kalinya.

5. Ikut Buat batu Bata

Saat ini Andre telah mengetahui bahwa dia memiliki dua kakak laki-laki Wely dan Untung serta seorang adik perempuan Dewi Agustina. Salah satu kakaknya, Untung telah meninggal saat masih kecil karena sakit.

"Kalau wajahnya mirip sama ayahnya," kata Kartini sambil menatap wajah anaknya yang ketiga itu. Senyum mengembang di wajahnya.

Andre mengaku lega ketika mengetahui Kartini tidak berniat menyerahkan dirinya dan pernah menyusuinya selama empat hari.

"Saya tahu ia tidak berniat menyerahkan saya," kata Andre.

Dalam kunjungan yang berlangsung sekana satu pekan, Andre tampak ingin lebih jauh mengenal keluarganya, melalui makanan, kebiasaan dan pekerjaan mereka, antara lain ikut ke sawah dan melihat pembuatan batu bata, yang menjadi pekerjaan sehari-hari kakak dan adiknya, "Saya akan belajar bahasa Indonesia, sehingga bisa berkomunikasi secara langsung ketika saya kembali lagi (ke sini) tahun depan," kata Andre >>>

inilah video sedih nya...




Kamis, 23 Februari 2017

Sebuah Tulisan Untuk Tu Sop

Untukmu Tu Sop aku bersedih. Aku menangis. Aku sangat sayang padamu. Sangat sayang sekali. Aku sangat respeks padamu. Sangat respeks sekali. Aku bangga padamu. Aku sangat kagum untukmu...

Karena itulah aku sedih. Saat harapan dan cita2 besarmu tertahan. Tak mungkin engkau aplikasikan dalam tata kelola pemerintahan. Engkau sangat berhasrat mewujudkannya.

Tapi Tuhan belum berkehendak. Engkau harus bersabar... Aku tau. Betapa besar cita2mu. Untuk memperbaiki bangsaku. Bangsa kita. Yg engkau mulai dari Aceh Jeumpa. Untuk selanjutnya menguasai Aceh raya...
Tapi sekali lagi. Cita2mu tertahan. Engkau belum bisa mewujudkan. Apa yg telah engkau cita2kan. Aku sangat sayang padamu...

Sabtu, 11 Februari 2017

SURAT UNTUK TUHAN

Aku akan buat surat ini dari malam ini sampai hari PILKADA. (kalau aku tidak keburu mati tentunya). Surat paralel, Sambung menyambung menjadi satu. Dg isi surat yg berkesinambungan.

Surat ini aku kirim kepada Tuhan. Karena Dialah pemilik jiwa dan penerapi desahannya. Desahan itu tak akan pernah terobati kepada selain-Nya. Meskipun juga menyuratinya hanya sebatas basa basi untuk menghilangkan kesombongan. Tuhan adalah penjawab segala kemelut jiwa.

Tuhan... Bukan aku tidak percaya. Kepada janji-Mu akan ada kemenangan di dalam kepahitan. Akan ada hikmah pada setiap keadaan. Akan menemukan kenyamanan di dalam kebenaran. Meskipun kebenaran itu tak pernah diakui apalagi dihargai orang. Akan ada balasan kebaikan pada setiap tebaran kebaikan. Akan ada kelebihan berlipat ganda, bahkan Kau menjamin 'Aku bersama orang yg sabar' pada setiap kesabaran.

Tapi aku merasakan betapa beratnya menyuarakan kebenaran di akhir zaman. Ketika aku baca sejarah para Nabi, mereka membalas keburukan dg kebaikan. Membalas kebaikan dg kebaikan yg lebih. Memberikan kebaikan lebih utama kepada orang yg telah memberikan keburukan.

Mereka jadi tersadar. Mereka yg telah memberikan keburukan kepada para Nabi, dan Nabi membalasnya dg kebaikan maka mereka para pemberi keburukan menjadi sadar. Mereka berbalik mengakui Nabi dan bahkan mengikutinya. Menjadi pendukung kuatnya. Menjadi orang yg memberikan kebaikan kepada Nabi dg lebih besar. Menjadi pendiri di garda terdepan dalam mendukung perjuangan Nabi, bahkan siap menjadi tameng hidup untuknya.

Tapi tidak sekarang. Tampaknya itu tidak lagi terjadi di akhir zaman. Bukan tidak terjadi sebenarnya. Tapi aku merasa sulit menemukannya. Payah dalam mencari dimana kebenaran itu ditemukan. Kebenaran bahwa akan ada kemenangan dalam kepahitan. Akan berbalik menjadi baik bagi orang yg membalas dg kebaikan apabila diberikan keburukan. Akan dibalas dg kebaikan yg lebih apabila memberikan kebaikan. Akan ada kenyamanan jiwa di dalam kebenaran.

Penulis      : Tgk. Bukhari (ABU HAULA)

Rabu, 27 April 2016

“DEAR”


“DEAR”
“DEAR”

Kawan ;


mungkin kau masih menyimpan beberapa keinginan dimasa lalumu. 

Yaaa…..beberapa hal-hal kecil sepele yang belum terwujud.. entah karena waktu yg belum memberimu kesempatan, keadaan yang tidak mendukung, atau bisa jadi ada kesibukan lain yang menuntutmu menghabiskan waktu dengannya, beberapa saat kau bisa memilih melupakan semua itu.

Kadang, kau mengingat keinginan tertinggalmu itu sebagai sesuatu yang tidak akan kembali dan wajib dikenang saja, dan akhirnya memilih benar-benar berdamai dengan keadaan. 

“bukankah……satu keinginan kecil saja bisa memantul-mantul dikepala untuk waktu lama”. 

Aku ingat keinginanmu belajar merajut. Sampai sang calon guru meninggal dunia, kau belum sekalipun memulai memegang jarum. Beberapa saat kau melupakan perihal merajut itu. Ntah bagaimana tiba-tiba 3 org temanmu menawari diri menjadi guru merajut. Aku melihat ‘keinginan kecil’ itu mengikutimu. 

Begitu juga masa lalu, dia akan mencari celah keluar. Membawa apa saja yg belum selesai. 

Dan aku tidak lupa, Kau sering cerita bahwa kota masa kecilmu itu indah. Kota kecil dikaki gunung merapi. Kata Ibu-mu puncaknya tidak ditumbuhi apapun karena panas, hanya ada abu, setiap pagi keluar asap. Aku merasa kau menyembunyikan satu ‘keinginan kecil’ dlm ceritamu, sekarang 20 tahun dari apa yg kau dengar, aku tahu Puncak gunung itu bukan abu atau asap, tapi hamparan edelweis yg diselimuti kabut putih tipis. Cantik sekali. Kau memceritakannya padaku ketika kembali dari mendaki. ‘keinginan’ lain yg terlipat dalam obrolan tentang kotamu.

Kawan, bukannya tidak mampu, kau hanya perlu berbagi dan memulai, kurasa ditambah sedikit menyugestikan diri. Bila tidak berani menempatkan impianmu didepan, biarkan dia disampingmu, kau bisa memeluknya kapan saja, atau biarkan dia mengikuti seperti bayang diri ketika menghadap matahari sore. nanti ketika sang waktu mengatur sendiri posisinya untukmu, kalian bisa bersama-sama menuntaskan apa yang lama mengganjal dalam hati.

Sekecil apapun keinginanmu, cita-citamu, Kau hanya perlu percaya, bila belum mampu mewujudkannya sekarang, hari ini, kau tidak akan kehilangan impian itu, sebab ia terus mengikuti. Kadang muncul seperti mimpi, mengusikmu sekedar mengingatkan bahwa ia minta dimunculkan dalam sadar. Pesanku.

Hayat R
31 Agustus 2015.


RETAS


Tarian Guel masih berpendar-pendar dalam ingatan

Juga Saman

Masih kudengar angin menjinjing suara

“mari berlari dari kegaduhan ini, kutunjukkan déjà_vu”



Kita tak munkin lagi 

Menyusun rencana berbaris-baris seperti pinus

Menyusuri tepian Mendale

Mengingat nama kampung singgahan

Memotret ranting

Awan

Lembah

Dan bunga-bunga

Dan 

Kau munkin tak akan lagi mendengarkan kesahku

Mengutuki mendung

Matahari yang berjelaga

Kabut pagi dan petang mengurungku meratapi dingin kota



Aku tak akan pernah melihat Pantan Terong seperti dalam kisahmu

Apalagi sampai pada ketinggiannya

Begitulah firasat usai senja menutup pagelaran

Kemudian waktu melepuh

Membakar sisa malam sebelum perpisahan esok hari



Kepada engkau yang namanya sama denganku

Pernahkah merasa melayang, melambung dan terhempas ?

Sungguh aku ingin terus berlari

Tidak hanya dari kegaduhan Didong dan Saman

Aku ingin berlari dari keinginan kembali

Menyisir Pante Menye 

Meski angin dari Danau menamparku penuh kerinduan





Gayo,13 Juni 2013



TENTANG SELFi



Kau mungkin masih menyimpan beberapa cita-cita. Yaaa…..beberapa yang belum terwujud, bukankah dari kecil kita senang menuliskan banyak cita-cita, banyak keinginan pada secarik kertas. Kemudian….seperti sebuah perlombaan, kita saling memperlihatkannya siapa diantara kita yang paling banyak list cita-citanya. J

Yang paling sedikit, menjadi kalah. Tapi kita tidak pernah sampai berantam dalam hal ini. Kita hanya senang menuliskannya. 

Kau selalu terdiam beberapa saat, katamu “aku bingung, aku tidak punya cita-cita” aku mendengar suaramu seperti sebuah kesedihan. Aku tidak percaya. Kau murid terpandai disekolahmu, dan aku berani bertaruh tidak ada yang pandai sepertimu, ketika suatu hari aku membaca “laskar pelangi”, bila ikal memiliki lintang, maka aku memilikimu. Itulah sebabnya aku tak berfikir ingin satu sekolah denganmu, selain alasan harus menyeberang jembatan yg ramai lalu lalang itu, aku juga takut suasana pasar. Sekolahmu melewati pasar yg ramai setiap saat. Kau pernah membujuk dengan “ kita bisa menyeberang sungai klo airnya tidak penuh”. 

Tidak…..aku memilih sekolah di madrasah saja, jalannya lurus saja dr rumahku, jaraknya hamper 1 km. tpi prjalanan kesekolahku lbh menyenangkan, sepanjang jalan kiri kanannya ada pohon asam berjejer setiap 10 meter. Teduh. Klo sedang musim daun muda, setiap pagi daun yg gugur terlihat indah disepanjang jalan, klo ada mobil yg melaju dengan kecepatan tinggi, daun-daun kecil itu seperti berlari mengejar.

Aku tidak satu sekolah denganmu karena kau lebih pintar, tentu nanti akan sulit bagiku menjadi siswa teladan. Aku lupa bahwa kau satu tahun diatasku, kau adalah kakak kelas.

Sudahlah. Setiap hari adalah belajar. Sambil memasak, sambil menyuci disumur, sambil cuci piring, sambil bermain ayunan dibawah pohon mangga. Klo mengayun terlalu kuat, nenekmu menjerit dari dalam rumah panggungnya, “ jangan main ayuuuunnn…..kau tidak lihat, dahannya sudah rapuh !!! pergi main disungai !” 

Kau memang baik. “main aja, tpi jangan tertawa-tawa, nnti d dengar. Kau tahu…org tua memang begitu”…. Tpi aku blom tenang, kau bukan pememgang kekuasaan dirumah ini, kau adalah anak kecil 10 tahun yg juga setiap hari menerima bentakan klo membantah.

Kadang kita menggambar bentuk rumah pada tanah. Kau selalu memuji apa saja yg aku gambar. Ahhh……padahal hanya goresan lidi. Pernah kau memuji gambarku. Sudah kujelaskan bukan aku yg menggambarnya. Aku hanya mewarnai gambar rumah dan mobil, ukuran kertasnya pun hanya 3 cm, ntah dimana aku mndapatkan kertas bekas itu. Tpi kau memuji gambar yg tanpa sengaja terselip dalam kamus bahasa inggrisku, waktu itu kau meminjamnya. “dia mnggambarnya sendiri, dia memang pandai menggambar ….” Dan temanmu yg lain prcaya bgitu saja. Kau bukan teman yg suka mengarang cerita. Tentu mereka percaya. Pada saat itu kita bukan anak kecil lg, kita sudah 15 tahun. 

Kau yg terpintar. Jadi kau tidak perlu menuliskan cita-citamu. Kelak semua yg kau inginkan akan datang sendiri. Kau mendapatkan beasiswa murid teladan saat org lain tidak tahu menau apa itu beasiswa. Setiap membutuhkan uang untuk beli beras, kau menyeberang sungai denganku, berjalan kaki melewati lorong kampong seberang, beberapa belokan, dan sampai pada rumah megah, rumah adat aceh khas org kaya, rumah kepala sekolah. “ pak….mau ambil uang..” dalam peraturannya….kau harus menarik uang langsung ke bank di kota kabupaten, ditemani pak kepsek, menulis pada slip penarikan, tanda tangan, dan mengambil uang. Aku ingat dominal terbanyak yg sering kau ambil tidak lebih dr 5 ribu. Tpi karena kluargamu mmbutuhkan uang saat matahari senja hampur terbenam, saat kedai beras sudah mau tutup, pak kepsek berinisiatif mengeluarkan uang pribadinya, besok baru mngajakmu ke kota.

Aku iri padamu. Seragam sekolahku, kemeja putih dengan kancing putih, rok lipit selutut warna biru tua. Ibuku yg menjahitkannya. Aku selalu menyemir sepatuku dng semir merk kiwi setiap malam senin, karna malam itu adalah jam-jam paling semangat mempersiapkan perihal ke sekolah. Kata ibuku….” Sepatu yg disemir akan bertahan lama…..akan baru selalu..”

Kadang kau lupa mencuci kaos kakimu. Kau tidak sempat. Dan kita hanya memiliki satu pasang kaos kali. Pernah aku berkata “ kau jorok sekali, makanya kakimu kutu air, kau memakai kaos kaki itu dua minggu”….kemudian aku menyesal….” Kau enak, cucianmu sedikit….lihat aku….., aku tidak tau kaos kakiku dimana…….” Benar…aku menyesal….aku mngingat suaraku td seperti sebuah perintah.

Kemudian aku mmbantumu mncari sepatumu, kaos kaki, sikat kain, sabun, memasukkannya ke dalam kantong plastic kresek, dan kita ke sungai, sungai adalah tempat pelarian, pelarian untuk bermain, tempat kebebasan untuk anak kecil yg banyak kerjaan dirumah.

Malam senin, kau menjahit kancing bajumu. Sebenarnya yg tercabut dr tempatnya cm satu biji. Kemeja putih kusam. Kancing putih, dibagian dada terselip kancing merah saga hasil jahitan tanganmu. :D, kemudian kau menggantung seragam sekaolah itu di dinding, kemeja putih dengan rok lipit selutut warna merah.

Cantik….manis. kancing lain masih bertahan utuh. Besok pagi, seorang guru tampak miris melihatmu. Anak ini…..siswi terpandai disekolah ini, murid teladan sekabupaten, dia tidak menuntut dibelikan seragam baru. Dan kau……aku memarahimu ktika dngan bangga kau menceritakan ini suatu hari, bertahun-tahun kemudian. “ ibu itu melihaku terus menerus, kupikir dia melihat apa……rupanya dia mmperhatikan kancing bajuku, jumlahnya ada 6 biji, dengan 6 warna yg berbeda, tak satupun kancing berwarna putih, aku sungguh bangga. Aku menyukainya, …. “. Dan kita tertawa…….:D.

Ada cinta di Burni Telong


Jalan setapak ini gak ada lurusnya, terus menanjak, aku berterima kasih pada akar-akar pohon, sekuat apapun aku menariknya, dia bertahan. 

Batu-batu cadas bertambah licin dengan siraman hujan. Kurasa dikota hujan lebih deras, dihutan yg lebat ini saja,kami basah kuyub. 

Aku merasakan rembesan air di punggungku. Terus ke bawah. Jaket satu-satunya telah kusimpan dalam ransel tanpa terlebih dulu ku ikat dalam plastic packing, dan sekarang ransel ini juga basah. Titik-titik hujan merayap diwajahku, hidungku, berujung tetesannya berakhir di dagu. 

Bagaimanapun dingin kami hanya mengambil masa rest tdk lbh 1 menit. Aku tidak tahu bagaimana keadaan hutan ini, aku sama sekali tidak berpaling ke kiri atau ke kananku, atau sesekali mencoba melihat sekeliling. Tidak tampak apapun. 

Ragil memandu perjalanan paling depan, memanggul carrier super besar, aku tidak sempat memperhatikan isi carriernya td pagi, ke dua tangannya mengangkat jerigen berisi air 5 liter, seperti bina raga mengangkat barbel. 

Ragil sama sekali tidak berpegangan, ntah bagaimana dia mendaki dan menanjak, aku tidak bisa melihat bagaimana dia bisa sampai ke atas melewati batu cadas besar, licin, belepotan lumpur, dan lagi ragil tidak menggunakan headlamp. 

jarak antara aku dan ragil 4 meter. Dibelakang ragil, mul mengikuti, anak ini gesit sekali, dari pertama kenalan di secretariat pagi td, dalam obrolan singkat, dlam hati aku menebak-nebak, mul adalah seorang atlit. 




Selasa, 29 Maret 2016

Anakmu Mengenalkan Siapa Dirimu Sebenarnya


1.Jika anakmu BERBOHONG,itu karena engkau MENGHUKUNYA terlalu BERAT.

2.Jika anakmu TIDAK PERCAYA DIRI,itu karena engkau TIDAK MEMBERI dia SEMANGAT

3.Jika anakmu KURANG BERBICARA,itu karena engkau TIDAK MENGAJAKNYA BERBICARA

4.Jika anakmu MENCURI,itu karena engkau TIDAK MENGAJARINYA MEMBERI.

5.Jika anakmu PENGECUT,itu karena engkau selalu MEMBELANYA.

6.Jika anakmu TIDAK MENGHARGAI ORANG LAIN,itu karena engkau BERBICARA TERLALU KERAS KEPADANYA.

7.Jika anakmu MARAH,itu karena engkau KURANG MEMUJINYA.

8.Jika anakmu SUKA BERBICARA PEDAS, itu karena engkau TIDAK BERBAGI DENGANNYA.

9.Jika anakmu MENGASARI ORANG LAIN,itu karena engkau SUKA MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAPNYA.

10.Jika anakmu LEMAH,itu karena engkau SUKA MENGANCAMNYA.

11.Jika anakmu CEMBURU,itu karena engkau MENELANTARKANNYA.

12.Jika anakmu MENGANGGUMU,itu karena engkau KURANG MENCIUM& MEMELUKNYA

13.Jika anakmu TIDAK MEMATUHIMU,itu karena engkau MENUNTUT TERLALU BANYAK padanya.

14.Jika anakmu TERTUTUP,itu karena engkau TERLALU SIBUK.

Minggu, 27 Maret 2016

SURAT DARI SANG IBU BUAT ANAK DI PERANTAUAN


Serasa seperti baru saja kemarin ketika aku memelukmu sewaktu kau masih seorang bayi..
Tetapi waktu mempunyai cara untuk melewati kita, dan tanpa sepengetahuan kita..
Aku menutup mataku sebentar saja, dan membukanya kembali untuk menemukan kau telah bertumbuh..


Aku merindukan hari-hari ketika kau mengucapkan kata-kata pertamamu dan langkah pertamamu dengan hati-hati..
Aku tidak pernah menyadari bahwa ketika kau seorang bayi,dan bagaimana kita akan menjadi sangat dekat seperti saat ini..
Aku bepikir bahwa kau adalah bayiku..
Aku berharap diriku telah menyimpan ketawamu di dalam botol ketika kau masih kecil, dan mengoleksi semua cetakan jemarimu di setiap kaca jendela..

" Waktu-waktu itu adalah waktu yang indah dan berharga.."


Dan begitu kau bertumbuh, bertumbuh juga lah rasa cintaku padamu..
Ketika aku masih muda, aku melimpahkan kepadamu setiap harapan yang kumiliki untuk masa depanmu..


Aku menginginkanmu untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan yang tidak pernah kunikmati..
Aku mau dirimu belajar dari kesalahan-kesalahanku..
Namun semuanya terlalu cepat, engkau sudah keluar dari lenganku yang dahulu memegangmu dengan sangat erat..


Kini engkau melepaskan tanganku dan kemudian menaruh lenganmu di pundakku..
Berdiri tegap untuk menunjukkan padaku seperti apa kau sekarang dan membuatku menjadi bangga..

Ah.., semuanya terlalu cepat..
Hari-hari di masa kau masih kecil sudah datang dan pergi..
Namun kenangan-kenangan pada saat-saat tersebut sangatlah jelas di pikiranku seperti yang ada saat ini, dan engkau adalah anakku..

" Engkau selalu diterima di dalam pelukanku.."


Karena engkau tidak akan pernah menjadi terlalu dewasa atau terlalu besar untuk tetap berada dekat di hatiku..
Engkau sudah tumbuh menjadi segalanya, yang selalu diimpikan setiap orangtua..


" Dan, lebih dari segalanya, aku ingin kau tau bahwa aku bangga untuk mengatakan "Itu adalah anakku..! "

Sabtu, 26 Maret 2016

MENIKMATI LUKA DENGAN CORETAN TINTA


Apakah kamu masih hidup dalam Keberatanku atau tidak  ?

Apakah kau tak ingin tau kabar ke keperukanku  ?

Aku tersiksa dan semakin sesak denganmu ? 

Aku terluka senyummu menusukku, sedangkan aku lelah memikirkanmu !!!

Di mana dirimu yang kukenal dulu, sehingga otakku sangat mudah memikirkan mu dulu !!!

Ke mana lagi diriku harus mencari referensi mu !!!

Aku terus melangkah nyaris tersesat dan tak tau arah nya kemana?

Aku tak menemukan arah yang tepat, untuk menyelesaikan  masalah dengan mu !!!

Harus kau tau ku tetap menantimu, walaupun harus berakhir 10 tahun ???

Tak ada lagi yang memiliki senyum sindiran sepertimu !!!

Harus kau tau ku tetap menunggumu ???

Tak ada yang lain  selain harus menyelesaikanmu dan membawamu pulang ke rumah SARJANA di hatiku !!!

GELARmu sangat penting dalam kehidupanku !!!

Hingga kamu diam yang membuat hening pikiranku !!!

Aku sadar kau telah mempermain kan aku selama ini !!!

Tapi aku slalu terbayang dengan namamu demi selembaran, dan sebungkus gelar !!!

Biarlah mimpi terus menemani !!!
Aku akan tetap menikmati luka ini dengan coretan tinta... !!!


Jumat, 25 Maret 2016

SAYA POSITIF


Tanah Papua merupakan wilayah dengan tingkat infeksi HIV/AIDS tertinggi di Indonesia. Terletak di wilayah paling timur dari Indonesia, Tanah Papua sendiri terbagi dalam dua provinsi yaitu Papua dan Papua Barat. Perbaikan demi perbaikan telah banyak dilakukan demi ketersediaan obat-obatan dan akses untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Namun, dibalik itu masih ada stigma dan diskriminasi yang dialami oleh orang-orang yang hidup dengan HIV/AIDS atau mereka yang beresiko tertular virus HIV.

Mayoritas masyarakat di Tanah Papua masih memandang HIV/AIDS identik dengan penderitaan, penghinaan, dan kematian. Namun, adanya stigma dan diskriminasi yang ada di tengah-tengah masyarakat justru mengakibatkan mereka sering menunda atau bahkan menghindari tes HIV. Tanpa mengetahui secara pasti status HIV mereka, orang-orang yang sudah tertular virus HIV masih jarang melakukan upaya pencegahan sehingga berpotensi menularkan virus HIV kepada pasangannya ataupun orang lain. Adanya stigma dan diskriminasi juga mengecilkan upaya mereka yang hidup dengan HIV /AIDS untuk mendapatkan perawatan yang bisa menyelamatkan hidup mereka, seperti obat Antiretroviral (ARV) yang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan mereka dengan cara menekat perkembangan virus yang ada di dalam tubuh.

Ketakutan akan penganiayaan, pelecehan dan dikucilkan dari anggota keluarga dan lingkungan merupakan beberapa alasan mengapa mereka merahasiakan dan menyangkal status HIV mereka dibandingkan mencari pengobatan. Selain itu, adanya stigma internal seolah menimbulkan perasaan malu, bersalah, penolakan, dan keputusasaan yang pada akhirnya meremehkan peran sosial mereka dan rasa memiliki yang ada di tengah masyarakat. Pada akhirnya, penderitaan dan kematian seolah tak bisa dihindari. Anggapan akan penderitaan dan kematian begitu melekat dan memperkuat stigma serta diskriminasi.

Saya Positif memuat tujuh profil individu-individu dengan HIV positif. Namun, bertentangan stereotipe negatif, ketujuh profil ini justru menampilkan sisi yang sebaliknya; mereka kuat, sehat, produktif, tangguh, dan penuh akan harapan. Mereka adalah sosok para orangtua yang penuh pengabdian, seorang anak laki-laki dan anak perempuan yang penuh kasih, anggota masyarakat yang memiliki peran serta kontribusi untuk keluarga dan komunitas. Kesaksian dan testimoni mereka tidak hanya menjadi sumber inspirasi tapi juga bukti nyata akan pentingnya melawan kesalahpahaman yang selama ini berada di tengah masyarakat yang membantu melawan stigma dan diskriminasi di Tanah Papua.

Sumber: kompas

Senin, 21 Maret 2016

KRONOLOGIS 7 PETALA CINTA

KRONOLOGIS 7 PETALA CINTA
KRONOLOGIS 7 PETALA CINTA

Kisah mengenai cinta sesama manusia, cinta diantara seorang lelaki dan perempuan, cinta diantara seorang Islam dengan agamanya, cinta diantara seorang ayah dan anaknya, cinta diantara guru dan pelajarnya.

Sebuah filem mengenai 7 PETALA CINTA. ATTAR, seorang yang berada dalam kejahilan sehinggalah bertemu dengan ABY IKHWAN, seorang guru di Madrasah Qalbun Salim yang telah mengajar Attar mengenai Islam. Dalam diam, Attar menyimpan perasaaan terhadap SAIDATUL NAFISA namun dia redha apabila Saidatul Nafisa bertunang dengan HAMKA.

Saidatul Nafisa dan Hamka disatukan didalam satu ikatan pertunangan dan akan dikahwinkan sebaik sahaja Hamka pulang daripada menuntut ilmu di Tanah Arab. Ditakdirkan, malapetaka berlaku dan Hamka dikatakan telah meninggal dunia.

Saidatul Nafisa meneruskan hidupnya dengan tabah namun Aby Ikhwan, ayah kepada Saidatul Nafisa mahu anaknya itu cepat – cepat mendirikan rumah tangga supaya sinar kebahagian dapat kembali kepada Saidatul Nafisa. HILMA AQILA, adik kepada Hamka juga menuntut di tempat yang sama dengan Saidatul Nafisa.

Hubungan diantara Hilma Aqila dan Saidatul Nafisa seperti adik beradik. Semenjak kematian Hamka, keluarga Saidatul Nafisa menjaga Hilma Aqila seperti anak sendiri. NIDA, seorang wanita yang dipaksa menjadi pelacur oleh ahli keluarganya sendiri telah bertemu dengan Attar dan terdetik rasa suka di hati Nida.

Attar cuba untuk membawa Nida kembali ke jalan yang benar, namun Nida mempunyai niat lain terhadap Attar. Ditakdirkan, jodoh Saidatul Nafisa adalah dengan Attar namun pelbagai halangan datang menghalang hubungan mereka. Dapatkah Saidatul Nafisa dan Attar bersatu? Apakah niat Nida? 

saksikan film nya di ................

BEGINILAH JADINYA DIET DEMI PRIA PECUNDANG


Mungkin, untuk sebagian pria di luar sana, sangat sulit mendekati wanita mandiri tanpa harus merasa terancam dan berusaha meruntuhkan rasa percaya diri mereka. 

Uraian ini mengisahkan satu orang pria pecundang yang gagal melukai perasaan seorang wanita, meski telah mengangkat isu paling peka untuk kaum hawa, yaitu berat badan.

Christina Topacio, Marketing Director di BeautyCon, LA, berhasil memberikan pelajaran kepada pria yang berusaha mempermalukan dan meruntuhkan semangat dirinya dengan cara terbaik dan paling asyik.

Selama beberapa hari, Topacio dekat dengan seorang pria hasil dari perkenalan di sebuah aplikasi kencanonline.

Pria itu, layaknya kaum adam yang tengah mendekati wanita, sering memberikan Topacio pujian berkaitan dengan kecantikan dan kecerdasannya.

Namun, suatu hari, pria itu menyampaikan pesan ofensif yang hanya merefleksikan sisi diri seorang pria pecundang.

Pria itu mengatakan bahwa Topacio harus menurunkan berat badan.

“Kamu harus menurunkan berat badan,” tulis pesan sang pria kepada Topacio.

“Baiklah, mungkin kata ‘harus’ pilihan yang salah. Mungkin aku adalah seorang pria menyebalkan, tetapi tubuhmu adalah alasan utama aku tidak melakukan apa-apa hingga hari ini. Mungkin aku adalah pria brengsek yang berpikir opiniku penting. Namun, memang begitulah,” urainya.

Tanggapan Topacio terhadap rangkaian pesan memalukan tersebut sangat tenang dan membanggakan.

Ha-ha-ha... Keren... Opinimu adalah milikmu, tetapi terima kasih dengan komentarmu,” balas Topacia.

Lalu, esok paginya, Topacio mengirimkan foto dirinya kepada pria tersebut.

Dalam foto, Topacio sedang berpose menyantap makanan dalam porsi yang sangat besar sembari tersenyum.

“Aku berharap, orang-orang mulai menyadari bahwa tidak pantas mengatakan hal-hal itu,” ujarnya padaE!News.

“Lalu, aku juga berharap, para wanita lainnya harus berani membela diri dari komentar yang hanya akan menjatuhkan mereka, tak peduli komentar itu datang dari ibumu, teman, guru, atau pasangan,” urainya.

Penulis: Kontributor Female, Lusina
Editor: Syafrina Syaaf

Kamis, 17 Maret 2016

Jurus Presentasi bagi Para Broker Properti

Jurus Presentasi bagi Para Broker Properti
 Jurus Presentasi bagi Para Broker Properti

Secara harfiah, broker properti merupakan istilah keren dari pialang atau makelar properti. Fungsi dari profesi broker properti ialah menjembatani investor atau pembeli dan penjual.

Keberadaan broker properti sangat membantu pagi para penjual atau pembeli yang ingin membeli, menyewa, dan menjual properti yang diinginkan. Hal ini seperti ditulis laman Rumah.com Kamis (17/3/2016).

Guna menjalankan tugasnya dengan baik, seorang broker atau agen properti dituntut untuk piawai dalam mempresentasikan produk properti yang dijualnya. Karena jika tidak, ia akan kesulitan meyakinkan calon pembeli untuk melakukan transaksi. Lalu, apa saja kecakapan yang mesti dimiliki?

  • Gaya berbicara

Business sound expert, Julian Treasure, memberi singkatan HAIL to greet and acclaim enthusiastically (menyapa dan memuji dengan antusias) sebagai pondasi berbicara yang powerful.

H – Honesty (Kejujuran)

Berbicara dengan benar dan jelas. Tidak menyembunyikan sesuatu atau bermaksud mengelabui klien atau rekanan Anda.

A – Autenticity (Keaslian/jadi diri sendiri)

Otentik adalah menjadi diri sendiri. Anda tidak berusaha menjadi orang lain atau berpura-pura menjadi orang yang berbeda.

I – Integrity (Integritas)

Bersikap sesuai dengan apa yang Anda katakan. Integritas didapatkan ketika apa yang Anda ucapkan benar-benar dilakukan.

L – Love (Cinta)

Cinta di sini tidak berkaitan dengan hal romantis. Melainkan mencintai orang lain dengan tulus dan mengharapkan yang terbaik untuk klien Anda.

  • Bahasa tubuh

Bahasa tubuh yang baik dan benar dipercaya mampu menyihir klien saat seorang broker melakukan presentasi. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah postur, yaitu cara Anda berdiri dan bergerak di depan rekan. Duduk atau berdirilah senyaman mungkin dan hindari kesan kaku.

Saat presentasi, jauhi melakukan gerakan berkacak pinggang, bersedekap, atau menopangkan dagu. Jangan juga berdiri dengan posisi tangan dipegang ke belakang, seperti istirahat di tempat, karena hal ini menunjukkan sikap gugup.

Tak hanya itu, modal presentasi yang baik juga mencakup soal gestur atau gerakan tangan untuk menekankan makna.

Misalnya, ketika Anda menyebutkan angka dalam presentasi, Anda dapat mengangkat jari tangan untuk menunjukkan angka dimaksud. Atau merentangkan tangan Anda ketika menyatakan pengalaman Anda dalam menjual properti.

  • Mengontrol audience

Kemampuan berbicara dan gaya bahasa tubuh yang luwes ternyata tidak cukup untuk menguasai klien Anda secara utuh.

Kondisi lain yang diperlukan adalah mengontrol situasi, dengan memerhatikan apakahaudience atau orang yang menjadi target presentasi Anda masih mendengarkan Anda atau sudah sibuk dengan urusan pribadi.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan klien Anda, diantaranya melakukan simulasi, memberikan pertanyaan atau diskusi, menampilkan tayangan video atau gambar dan lain sebagainya.

Tampilan yang menarik sangat dibutuhkan agar penonton tidak merasa bosan saat menyaksikan presentasi Anda.

  • Hindari berbincang dengan layar

Kebanyakan broker terlihat sering menatap dan bahkan berbicara dengan layar komputer atau proyektor dalam jangka waktu yang lama. Memang, alat tersebut penting untuk membuat klien Anda memahami isi dari presentasi yang disampaikan.

Akan tetapi, sebagai agen properti yang profesional sebaiknya tidak ikut memfokuskan diri terhadap apa yang dipaparkan dalam materi. Sesekali menoleh untuk mengingat materi presentasi sah-sah saja, namun perlu juga melakukan eye contact dengan klien.

  • Menguasai materi

Menguasai materi artinya broker dituntut untuk pandai dalam memilih materi yang perlu disampaikan dan tidak, agar presentasi menjadi lebih efektif.

Perlu diingat, membawakan presentasi tidaklah sama seperti membacakan puisi, sehingga Anda tidak perlu menghafal semua materi yang akan dibawakan. Setiap presentasi umumnya membutuhkan dua hal, yakni harus hidup dan memiliki energi.

Selain itu, siapkan juga jawaban dari pertanyaan yang sekiranya akan dilontarkan oleh klien Anda. Nah, agar klien tidak mengantuk saat mendengar Anda berbicara, tunjukkan antusiasme atau semangat membara selama presentasi berlangsung.

Anda bisa meniru Steve Jobs yang kerap menggunakan kata amazing, cool, danextraordinary ketika memperkenalkan berbagai fitur yang dimiliki perangkat andalannya.

Dalam menawarkan produk properti, kata-kata menarik yang bisa ditonjolkan kemungkinkan meliputi terjangkau, mewah, murah, dan strategis.

Kehidupan Di Dunia Cuma Senda Gurau

Kehidupan Di Dunia Cuma Senda Gurau 

Allah menggambarkan kehidupan dunia ini sebagai senda gurau dan permainan belaka. Sementara kehidupan akhirat sebagai kehidupan yang sebenarnya. Artinya, Allah mengkondisikan kita untuk memandang dunia dengan santai tidak terlalu serius. Karena di dunia ini tidak ada keadaan yang benar-benar bisa dikatakan bahagia atau sebaliknya sedih. Di dunia ini tidak ada keberhasilan hakiki maupun kegagalan sejati. 

Segala sesuatu di dunia ini bersifat fana alias sementara. Kadang seseorang bahagia kadang seseorang sedih. Kadang ia berhasil kadang ia gagal. Itulah dunia dengan segala tabiat sementaranya.

Sebaliknya dengan kehidupan dunia, kehidupan akhirat merupakan kehidupan sejati. Tidak ada orang berbahagia di akhirat untuk jangka waktu singkat saja. Dan tidak ada pula yang mengalami penderitaan sementara saja, kecuali Allah menghendaki selain itu.

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS Al-Ankabut ayat 64)

Allah ta’aala menghendaki agar orang bertaqwa memandang kehidupan akhirat dengan penuh kesungguhan karena di sanalah kehidupan sejati akan dijalani manusia. Sedangkan terhadap dunia Allah ta’aala menghendaki orang bertaqwa agar berlaku proporsional saja dan tidak terlampau ngoyo dalam meraih keberhasilannya. Sebab kehidupan dunia ini Allah ta’aala gambarkan sebagai tempat dimana orang sekedar bermain-main dan bersenda-gurau.

Namun dalam kehidupan kita dewasa ini kebanyakan orang malah sangat serius bila menyangkut urusan kehidupan dunia. Mereka siap mengerahkan tenaga, fikiran, dana dan waktu all out untuk menggapai keberhasilan duniawinya. 

Sedangkan bila menyangkut urusan akhirat mereka hanya mengerahkan tenaga dan waktu sisa, fikiran sampingan serta dana receh. Jika hal ini terjadi kepada kaum kafir alias tidak beriman kita tentu bisa maklumi. Tapi di dalam zaman penuh fitnah ini tidak sedikit saudara muslim yang kita saksikan bertingkah dan berpacu merebut dunia laksana kaum kafir. 

Allah memang menggambarkan bahwa kaum yang tidak beriman sangat peduli dan faham akan sisi material kehidupan dunia ini. Namun mereka lalai dan tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai kehidupan akhirat.

“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.” (QS ArRuum ayat 7).

Sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ’anhu pernah berkata: ”Bilamana manusia menemui ajalnya, maka saat itulah dia bangun dari tidurnya”. Sungguh tepat ungkapan beliau ini. Sebab kelak di akhirat nanti manusia akan menyadari betapa menipunya pengalaman hidupnya sewaktu di dunia. Baik sewaktu di dunia ia menikmati kesenangan maupun menjalani penderitaan. Kesenangan dunia sungguh menipu. Penderitaan duniapun menipu.

Saat manusia berada di alam akhirat barulah ia akan menyadari betapa sejatinya kehidupan di sana. Kesenangannya hakiki dan penderitaannya sejati. Surga bukanlah khayalan dan sekedar dongeng orang-orang tua di masa lalu. Begitu pula dengan neraka, ia bukan suatu mitos atau sekedar cerita-ceirta orang dahulu kala. 

Surga dan neraka adalah perkara hakiki, saudaraku. Sehingga Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam menggambarkan dengan deskripsi yang sangat kontras dan ekstrim mengenai betapa berbedanya tabiat pengalaman hidup di dunia yang menipu dengan kehidupan sejati akhirat. Perhatikanlah baik-baik hadits di bawah ini:

“Pada hari kiamat didatangkan orang yang paling nikmat hidupnya sewaktu di dunia dari penghuni neraka. Lalu ia dicelupkan ke dalam neraka sejenak. Kemudian ia ditanya: ”Hai anak Adam, pernahkah kamu melihat suatu kebaikan, pernahkah kamu merasakan suatu kenikmatan?” Maka ia menjawab: ”Tidak, demi Allah, ya Rabb.” Dan didatangkan orang yang paling menderita sewaktu hidup di dunia dari penghuni surga. 

Lalu ia dicelupkan ke dalam surga sejenak. Kemudian ditanya: ”Hai anak Adam, pernahkah kamu melihat suatu kesulitan, pernahkah kamu merasakan suatu kesengsaraan?” Maka ia menjawab: ”Tidak, demi Allah, ya Rabb. Aku tidak pernah merasakan kesulitan apapun dan aku tidak pernah melihat kesengsaraan apapun.” (HR Muslim 5018).

Mengapa orang pertama ketika Allah tanya menjawab bahwa ia tidak pernah melihat suatu kebaikan serta merasakan suatu kenikmatan, padahal ia adalah orang yang paling nikmat hidupnya sewaktu di dunia dibandingkan segenap manusia lainnya? Jawabannya: karena Allah telah paksa dia merasakan derita sejati neraka –sejenak saja- cukup untuk membuat ingatannya akan segala kenikmatan palsu yang pernah ia alami sewaktu di dunia terhapus begitu saja dari ingatannya. 

Sebaliknya, mengapa orang kedua ketika Allah tanya menjawab bahwa ia tidak pernah melihat suatu kesulitan atau merasakan suatu kesengsaraan, padahal ia orang yang paling susah hidupnya sewaktu di dunia dibandingkan segenap manusia lainnya? Jawabannya: karena Allah telah izinkan dia merasakan kesenangan hakiki surga –sejenak saja- cukup untuk membuat ingatannya akan segala penderitaan palsu yang pernah ia alami sewaktu di dunia terhapus begitu saja dari ingatannya. Subhaanallah wa laa haula wa laa quwwata illa billah...!!!

Saudaraku, sungguh kehidupan dunia ini sangat tidak pantas kita jadikan ajang perebutan dan perlombaan. Sebab menang di dunia pada hakikatnya hanyalah menang yang menipu. Demikian pula sebaliknya, kalah di dunia hanyalah kalah yang menipu. 

Saat manusia diperlihatkan surga dan neraka di akhirat kelak, sadarlah ia betapa naifnya perlombaan merebut keberhasilan dunia ini dibandingkan dengan kenikmatan hakiki dan abadi surga yang jauh labih patut ia kejar dan usahakan semaksimal mungkin. 

Sadarlah ia betapa lugunya ia saat di dunia berusaha mengelak dari segala derita dan kesusahan dunia jika dibandingkan dengan derita sejati dan lestari neraka yang jauh lebih pantas ia berusaha mengelak dan menjauh darinya.

Pantas bila Allah gambarkan bahwa saat sudah dihadapkan dengan azab neraka orang-orang kafir bakal berharap mereka dapat menebus diri mereka dengan sebanyak apapun yang diperlukan, andai mereka sanggup. Tentunya pada saat itu mereka tidak sanggup dan tidak berdaya.

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang di bumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebus diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang pedih.” (QS Al-Maaidah ayat 36)

Ya Allah, janganlah Engkau jadikan dunia puncak cita-cita kami dan batas pengetahuan kami. Amin ya Rabb.-

Kematian merupakan sesuatu yang dekat, sekaligus jauh.Dikatakan dekat karena kematian senantiasa mengintai kenikmatan yang sedang dialami manusia. Dikatakan jauh karena manusia tidak akan pernah mengetahui di bumi mana ia akan mati dan kapan kematian itu menjemputnya. (QS. Lukman, 31-34).

Kematian merupakan salah satu misteri dunia yang hingga kini belum bisa terpecahkan oleh manusia super jenius manapun. Ia tetap menjadi misteri yang sulit dibongkar sampai kapanpun.

Bagi sebagian orang, kematian merupakan peristiwa mengerikan yang sangat ditakuti.

Tetapi oleh sebagian yang lain, kematian merupakan peristiwa dan moment yang sangat ditungggu-tunggu. Tentu saja, menunggu dan menanti kematian yang dimaksud bukan didasari oleh rasa kecewa atau putus asa sebagaimana fenomena yang sekarang banyak terjadi; melainkan menunggu perjumpaan dengan Allah.

Setiap orang pasti akan mengalami proses sakaratul maut. Namun proses itu berbeda-beda bagi bagi setiap orang. Menurut Nabi Ibrahim Alaihis Salam, orang-orang ahli ibadah akan didatangi oleh malaikat yang pakaiannya indah, berpenampilan sangat sopan dan ramah.

Sebaliknya, mereka yang ahli maksiat dan banyak berbuat dosa akan didatangi oleh sosok malaikat yang menyeramkam, hiiii atut. Tangan malaikat ini akan mencekik leher orang yang sedang sakaratul maut hingga sulit bernafas.

sumber: kolomdakwah

Mutiara Kata Cinta


Mencintai tak hanya sekedar untuk dicintai. Tetapi bagaimana menjaga dan menghargai perasaan yang disebut cinta.

Cinta yang berlebihan adalah muara luka, maka lakukanlah itu dengan sederhana. Niscaya duka akan menjauh dari cinta.

Kejujuran merupakan hal terkecil yg harus dimiliki sebelum berharap yg lebih besar. Jangan abaikan kejujuran!

Cintai & sayangi ibumu, karena meski kadang kamu tak menyukai keputusannya, pada akhirnya hanya dia yg selalu ada untukmu.

Semakin kuat memelihara kejujuran, semakin besar kemungkinan keberhasilan dan keberuntungan menghampiri.

Sabar itu seharusnya tanpa batas, karena sabar yang terbatas adalah pangkal frustasi dan keputusasaan.

Cintailah orang tua dengan sunguh-sungguh. Karena cinta orang tua tak pernah menghadirkan airmata kesedihan.

Cara mengerti seseorang adalah mencintainya, karena cinta adalah menerima apa adanya.

Cinta & Benci bekerja dgn cara yg sama; semakin kau merasakannya terhadap seseorang, semakin org itu berarti bagimu. 

Apa yg sudah terjadi tak bisa diubah, namun km dapat slalu belajar dr apa yg sudah terjadi untuk jd lbh baik lagi. 

Jika kamu tidak segera bangkit setiap kali kamu terjatuh, kamu akan tertinggal. Kehidupan akan terus berlangsung meskipun tanpamu.

Ikhlas bukanlah pasrah menerima. Tetapi ikhlas adalah kekuatan besar untuk terus berusaha agar mendapat yang lebih baik.

Setiap keberhasilan pasti berawal dari mimpi. Untuk itu, jangan takut untuk bermimpi, dan jangan ragu untuk berharap.

Doaku hari ini: Tuhan, izinkan aku untuk menjadi pribadi yang mempunyai keinginan untuk terus berubah menuju kebaikanMu.

Cinta harus berasal dari hati. Maka jika tidak dari hati, jangan pernah berucap bahwa kamu mencinta.

Kebencian yg dipendam hanya menimbulkan kepahitan dlm hidupmu sendiri. Lbh baik memaafkan.

Tak seorang pun hebat dlm segala hal, tp tiap orang hebat dlm sesuatu. Jadikan kelebihanmu sebagai keistimewaanmu. 

Jika seseorang bahkan tak berusaha menyediakan waktunya untukmu, kamu harus berani memutuskan tuk berhenti mengharapkannya.

Jangan pernah mengeluh dengan keadaan yang datang di hari ini. Apa pun yang terjadi, terimalah dengan lapang hati.

Tidak baik melakukan apapun secara tergesa-gesa. Kendalikan suasana hati dan pikiran dalam damai dan suasana positif.

Dalam hidup, lebih baik ketika kamu mampu mengalahkan egomu, daripada kamu memenangkan begitu banyak perselisihan.

Dalam cinta, jangan menunggu orang yg tepat menghampiri hidupmu. Lebih baik jadilah orang yg tepat yg menhampiri hidup seseorang.

Kadang kamu terus memaksakan dirimu bertahan pada dia yg telah buatmu kecewa, karena hanya dia mampu berimu perasaan yg tak seorangpun bisa.

Jangan terpuruk ketika kamu tengah berada dalam situasi terburuk. Tuhan memberikannya padamu, karena Dia ingin kamu lebih kuat dr sebelumnya

Menyenangkan memiliki seorang sahabat yg mampu buatmu tersenyum, meski dia sedang tak berada di sampingmu.

Jangan berpikir kamu tak mampu melupakan masa lalu. Tutup pintu masa lalumu, karena Tuhan selalu buka pintu masa depanmu.

Kegagalan adalah hal yang biasa. Kegagalan bukan berarti Tuhan menghukummu, namun Tuhan hanya mengarahkanmu kembali.

Perbedaan tak seharusnya membuatmu berpisah, karena seharusnya perbedaan menyadarkanmu bahwa kamu dan dia saling membutuhkan.

Terkadang kita tak bisa menunggu orang lain untuk mengerti kita. Kitalah yg perlu mengerti mereka. 

Ketika kamu merasa tak ada yang peduli tentangmu. Bercerminlah, orang yang kamu lihat, membutuhkanmu lebih dari siapapun!

Hidup memang penuh resiko, dan tak ada alasan tuk berdiam pun menghindarinya. Berbuatlah selagi Tuhan masih memberikan waktu.

Kemalasan membuat hidup tak bermakna, bagi diri sendiri pun orang lain.

Doaku hari ini: Tuhan, jauhkan aku dari sifat malas, aku tak ingin menjadi orang yang tak bersyukur atas waktu yang telah Kau berikan.

Jalani hidup dengan jiwa yang damai, jangan menyimpan benci dalam dirimu. Memaafkan membebaskan dirimu dari rasa benci.

Jika msh ada org yg km benci, mungkin itu yg membuatmu tak bisa bahagia. Maafkan dan nikmati hidupmu 

Beberapa hal mungkin tdk mudah, namun pd akhirnya akan sebanding dengan waktu, pengorbanan, & pelajaran yg kita terima. 

Hanya karena kamu selalu dimaafkan, bukan berarti kamu bisa terus menyakiti. Memaafkan itu mudah, tapi melupakan adalah hal sulit.

Pilihlah perkataan dengan hati-hati. Karena ketika kamu salah berucap, orang lain hanya bisa memaafkan, belum tentu melupakan.

Kemarahan dan kebencian hanya memberikan kesusahan dalam hidupmu. Memaafkan memberikan kembali keceriaan dalam hidupmu.

Memaafkan diri sendiri lebih sulit dari memaafkan orang lain. Untuk itu, sayangi diri sendiri agar mudah untuk memaafkan.

Hati akan menemukan kedamaiannya saat kita mampu memaafkan. Jadilah pribadi yang anggun diatas ketulusan.
 
Copyright © 2013 .
Shared by Nanggroe Seuramoe. Powered by BEK MUMANG BEEH..!